Showing posts with label Khasiat Tanaman Obat. Show all posts
Showing posts with label Khasiat Tanaman Obat. Show all posts

Saturday, January 6, 2018

khasiat belimbing wuluh



Belimbing wuluh dikenal cukup baik di masyarakat Indonesia. Buahnya yang asam membuat Belimbing wuluh kerap digunakan sebagai materi campuran dalam banyak sekali kuliner tradisional. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) memang memiliki rasa yang khas dan menunjukkan Aroma tertentu pada masakan.

Manfaat belimbing wuluh ternyata tak hanya sebatas itu. Tanaman ini memiliki banyak sekali khasiat obat yang mampu sangat membantu. Selain sebagai obat batuk, belimbing wuluh juga mampu digunakan sebagai obat pegal linu, gondongan, rematik, sariawan, jerawat, panu, darah tinggi, dan sakit gigi.

Belimbing sayur, belimbing wuluh, belimbing buluh, atau belimbing asam yaitu sejenis pohon kecil yang diperkirakan berasal dari Kepulauan Maluku, dan dikembangbiakkan serta tumbuh bebas di Indonesia, Filipina, Sri Lanka, Myanmar, dan Malaysia. Tumbuhan ini biasa ditanam di pekarangan untuk diambil buahnya. Buahnya yang memiliki rasa asam sering digunakan sebagai bumbu kuliner dan campuran ramuan jamu.

Pohon tahunan dengan tinggi dapat mencapai 5-10m. Batang utamanya pendek dan cabangnya rendah. Batangnya bergelombang (tidak rata). Daunnya majemuk, berselang-seling, panjang 30-60 cm dan berkelompok di ujung cabang. Pada setiap daun terdapat 11 to 37 anak daun yang berselang-seling atau setengah berpasangan. Anak daun berbentuk oval.

Bunganya kecil, muncul pribadi dari batang dengan tangkai bunga berambut. Mahkota bunga lima, berwarna putih, kuning atau lila.

Buahnya elips hingga menyerupai torpedo, panjangnya 4-10cm. Warna buah ketika muda hijau, dengan sisa kelopak bunga menempel di ujungnya. Jika buah masak berwarna kuning atau kuning pucat. Daging buahnya basah dan sangat asam (bervariasi hingga manis sebetulnya). Kulit buah berkilap dan tipis.

Bijinya kecil (6mm), berbentuk pipih, dan berwarna coklat, serta tertutup lendir.

Daunnya tipis. Di tempat Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Soppeng, daun ini dipercaya sebagai obat untuk kulit gatal dan menghilangkan bekas nanah atau cacar. Penggunaannya dilakukan dengan cara menggosokkan ke kulit yang dikehendaki setiap final mandi

Tanaman ini dikenal dengan nama tempat limeng, selemeng, baliembieng, blingbing buloh, limbi, limbi, tukurela, dan malibi. Tinggi pohon belimbing wuluh mampu mencapai 10 meter. Pemeliharaan tanaman ini cukup mudah. Yang terpenting, ditanam di tempat terbuka, kelembaban tanah selalu dijaga, dan pohon diberi cukup air.

Nama Lokal
  • bahasa Bugis Soppeng: Caleneng, 
  • Aceh: Limeng ungkot, selimeng, 
  • Gayo: selemeng 
  • Batak: asom, belimbing, balimbingan 
  • Nias: malimbi, 
  • Minangkabau: balimbieng, 
  • Melayu: belimbing asam, 
  • Lampung: balimbing, 
  • Sunda: calincing, balingbing, 
  • Jawa: blimbing wuluh, 
  • Madura: bhalingbhing bulu, 
  • Bali: blingbing buluh, 
  • Bima: limbi, 
  • Flores: balimbeng, 
  • Sawu: libi, 
  • Sangir: belerang, 
  • Banjarmasin: Belimbing tunjuk. 
  • Makassar : Bainang 

Belimbing wuluh termasuk suku atau familia Oxalidaceae. Tumbuhan yang berasal dari Malaysia ini mudah ditemui di tempat dengan ketinggian hingga 500 meter di atas permukaan laut. Daya tahannya yang tinggi untuk hidup membuat belimbing wuluh sering dijadikan tanaman pelindung. Cukup menerima paparan sinar matahari merupakan tempat tumbuh kembangnya yang ideal.

Belimbing wuluh tidak terlalu banyak membutuhkan banyak air untuk merawatnya. Dapat berkembang di tempat yang lembab menyerupai di pekarangan belakang rumah bersahabat kamar mandi sehingga sering dipilih sebagai tanaman pelindung di atas kolam ikan.

Tanaman ini memiliki banyak sekali kandungan kimia, antara lain saponin, tanin, glukosid, kalsium oksalat, sulfur, asam format, peroksida, dan kalium sitrat. Dalam farmakologi Cina tanaman ini dikenal mampu menghilangkan rasa sakit, memperbanyak pengeluaran empedu, antiradang, dan peluruh kencing.

Untuk membudidayakannya, dapat dengan menyemai biji atau menggunakan teknik pencangkokan. Secara umum memang tidak susah membudidayakan belimbing wuluh, apalagi di tempat tropis menyerupai Indonesia. Jika Anda ingin menjadikannya sebagai salah satu koleksi tanaman apotek hidup, belimbing wuluh mampu ditanam di taman, di kebun halaman rumah, atau di pot yang berukuran agak besar.

Mengusir karat

Apa yang membuat belimbing wuluh memiliki manfaat sebagai obat alami atau fitofarmaka? Seperti dijelaskan andal tanaman obat Dr Setiawan Dalimarta, sifat kimiawi dan efek farmakologis belimbing wuluh di antaranya yaitu rasa asam dan sejuk. Sifat bawaan ini berguna menghilangkan rasa sakit, memperbanyak pengeluaran empedu, antiradang, dan peluruh kencing.

Batang belimbing wuluh mengandung saponin, tanin, glucoside, kalsium oksalat, sulfur, asam format. Daunnya mengandung tanin, sulfur, asam format, dan perokside, sedangkan buahnya secara khusus dimanfaatkan untuk obat darah tinggi.

Satu lagi yang menarik, selain untuk obat alasannya yaitu mempuyai kandungan kimia berupa kalium oksalat, belimbing wuluh bermanfaat mengusir karat pada besi, baja, dan lain lain. Jangan heran, para punggawa dan kerabat keraton di Cirebon, Solo, maupun Yogyakarta memanfaatkan belimbing wuluh untuk mencuci gaman (senjata tajam), baik berupa cundrik, keris, tombak, pedang, dan lain-lain supaya tidak mudah berkarat.

Meramu belimbing wuluh

Secara umum, belimbing wuluh dapat dimanfaatkan untuk banyak sekali ramuan pengobatan alami. Belimbing wuluh memang telanjur dikenal sebagai tanaman obat yang berguna untuk obat darah tinggi.

Seseorang dikatakan menderita penyakit tekanan darah tinggi jikalau nilai tekanan darah sistoliknya di atas 140 mmHg dan diastoliknya di atas 90 mmHG. Dalam kamus kedokteran, tekanan darah tinggi sering juga disebut hipertensi.

Gejalan umum yang ditimbulkan akhir tekanan darah tinggi memang tidak sama pada setiap orang. Gejala yang sering dikeluhkan penderita tekanan darah tinggi antara lain sakit kepala berlebihan, rasa pegal dan tidak nyaman pada tengkuk, pusing, berdebar atau detak jantung terasa cepat, serta indera pendengaran berdenging.

Berikut yaitu cara meramu belimbing wuluh menyerupai dijelaskan andal tanaman obat, Dr Setiawan Dalimarta :

Obat Darah Tinggi

Bahan yang dibutuhkan, 3 buah belimbing wuluh ukuran sedang.

Cara meramu :

Buah belimbing wuluh dicuci dengan air bersih lalu dipotong-potong. Kemudian rebus dengan tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin, airnya disaring sebelum diminum setelah makan pagi.
Siapkan tiga buah belimbing wuluh dan biji srigading 25 gr yang sudah dicuci bersih. Biji srigading ditumbuk halus. Masukkan ke dalam panci berisi empat gelas air dan rebuslah bersama belimbing wuluh. Dinginkan lalu saring sebelum diminum. Cukup diminum segelas sehari.
Buah belimbing wuluh diparut, peras ambil airnya dan diminum sekali sehari.

Catatan: Penderita hipertensi yang air kencingnya mengandung kristal oksalat disarankan tidak menggunakan resep ini alasannya yaitu bahannya mengandung asam oksalat. Penderita hipertensi dengan gangguan lambung menyerupai maag juga tidak dianjurkan menggunakan resep ini alasannya yaitu rasanya yang asam. Anda dapat menganti belimbing wuluh dengan belimbing manis.

Blimbing Wuluh menyebuhkan Gusiberdarah

Mengkonsumsi buah belimbing wuluh baik segar maupun manisan secara rutin tiap hari 
Dua buah belimbing wuluh dimakan tiap hari 

Blimbing Wuluh sebagai Obat Gondongan

1/2 genggam daun belimbing wuluh ditumbuk dgn 3 bawang putih. Kompreskan pada episode yg gondongan. 
10 ranting muda belimbing wuluh berikut daun dan 4 butir bawang merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat yg sakit. 

Blimbing Wuluh sebagai Obat Rematik 
  • Segenggam daun belimbing wuluh dicuci tumbuk hingga halus tambahkan kapur sirih gosokkan ke episode yg sakit. 
  • 100 gr daun muda belimbing wuluh 10 biji cengkeh dan 15 biji merica dicuci lalu digiling halus tambahkan cuka secukup hingga menjadi adonan menyerupai bubur. Oleskan adonan bubur tadi ketempat yg sakit.
  • 5 buah belimbing wuluh 8 lembar daun kantil (Michelia champaca L.) 15 biji cengkeh 15 butir lada hitam dicuci lalu ditumbuk halus diremas dgn 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai utk menggosok dan mengurut episode badan yg sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. 

Blimbing Wuluh sebagai Obat Sariawan
  • 10 kuntum bunga belimbing wuluh asam jawa gula aren direbus dgn 3 gelas air hingga air tinggal 3/4 saring minum 2 kali sehari. 
  • Segenggarn bunga belimbing wuluh gula jawa secukup dan 1 cangkir air direbus hingga kental. Setelah hirau taacuh disaring dipakai utk membersihkan verbal dan mengoles sariawan. 
  • 2/3 genggam bunga belimbing wuluh dicuci lalu direbus dgn 3 gelas air bersih hingga tersisa 2 1/4 gelas. Setelah hirau taacuh disaring lalu diminum sehari 3 kali 3/4 gelas. 3 buah belimbing wuluh 3 butir bawang merah 1 buah pala yg muda 10 lembar daun seriawan 3/4 sendok teh adas 3/4 jari pulosari dicuci lalu ditumbuk halus diremas dgn 3 sendok makan minyak kelapa diperas lalu disaring. Dipakai utk mengoles luka-luka akhir sariawan 6-7 kali sehari.
  • Untuk sariawan, segenggam bunga belimbing wuluh direbus dengan tiga gelas air hingga tersisa 2,5 gelas. Setelah hirau taacuh disaring lalu diminum tiga kali 3/4 gelas

Blimbing Wuluh sebagai Obat Sakit gigi

Lima buah belimbing wuluh setelah dicuci bersih dikunyah dgn garam. Ulangi beberapa kali hingga hilang rasa sakitnya.

Blimbing Wuluh sebagai Obat Pagel linu 

Satu genggam daun belimbing wuluh yg masih muda 10 biji cengkeh 15 biji lada digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya. Lumurkan ketempat yg sakit

Blimbing Wuluh sebagai Obat Penghilang Panu

Sepuluh buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus tambahkan kapur sirih sebesar biji asam diremas hingga rata. Ramuan ini dipakai utk menggosok kulit yg terserang panu. Lakukan 2 kali sehari

Blimbing Wuluh sebagai Obat Sakit Gigi Berlubang 

5 buah belimbing wuluh dicuci bersih makan dgn sedikit garam kunyah ditempat gigi yg berlubang

Blimbing Wuluh sebagai Obat Penurun Tekanan Darah Tinggi
  • Siapkan 3 buah belimbing wuluh dan biji srigading 25 gr yg sudah dicuci bersih. Biji srigading ditumbuk halus. Masukkan ke dalam panci berisi 4 gelas air dan rebuslah bersama belimbing wuluh. Dinginkan lalu saring sebelum diminum. Cukup diminum 1 gelas sehari. 
  • Buah yg besar dan berwarna hijau diparut ambil air dan diminum.
  • 3 buah belimbing diparut peras air diminum sekali sehari.
  • 3 buah belimbing wuluh dicuci lalu dipotong-potong seperlu direbus dgn 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah hirau taacuh disaring minum setelah makan pagi.
  • 10 buah belimbing wuluh 1 jari rimpang kunyit 1/4 genggam daun meniran 3 jari labu air 3 jari gula enau dicuci dan dipotong-potong seperlu lalu direbus dgn 3 gelas air bersih hingga tersisa 2 1/4 gelas. Setelah hirau taacuh disaring minum. Sehari 3 x 3/4 gelas. 

Blimbing Wuluh sebagai Obat Batuk
  • Daun bunga buah yg masing-masing sama banyak direbus dalam air yg mendidih selama 1/2 jam dan minum airnya. 
  • Segenggam daun belimbing wuluh segenggam bunga dan 2 buah belimbing gula kerikil rebus dgn 2 gelas air hingga air tinggal setengah saring minum 2 kali sehari.
  • Segenggam bunga belimbing wuluh beberapa butir adas gula secukup dan air 1 cangkir ditim selama beberapa jam.
  • 25 kuntum bunga belimbing wuluh 1 jari rimpang temu-giring 1 jari kulit kayu manis 1 jari rimpang kencur 2 butir bawang merah 1/4 genggam pegagan 1/4 genggam daun saga 1/4 genggam daun inggu 1/4 genggam daun sendok dicuci dan dipotong-potong seperlu direbus dgn 5 gelas air bersih hingga tersisa 2 1/4 gelas. Setelah hirau taacuh disaring diminum dgn madu seperlunya. Sehari 3 kali 3/4 gelas.
  • Buah belimbing wuluh dibuat manisan sehari makan 3 x 6-8 buah.
  • Untuk Mengatasi batuk rejan : Ambil sebanyak 10 buah belimbing wuluh dicuci bersih, remas dengan dua sendok air garam. Kemudian saring dan minum dua kali sehari. 
  • Obat batuk pada anak : Segenggam bunga belimbing wuluh, beberapa butir adas, dan gula secukupnya ditambah satu cangkir air. Campuran ditim selama beberapa jam. Setelah hirau taacuh disaring dengan kain dan dibagi untuk dua kali minum, pagi dan malam dikala perut masih kosong.

Blimbing Wuluh sebagai Obat Diabetes

Enam buah belimbing wuluh dilumatkan direbus dgn 1 gelas air hingga air tinggal setengah saring minum 2 kali sehari. 

Blimbing Wuluh sebagai Obat Penghilang Jerawat
  • Siapkan 3 buah belimbing wuluh segar. Cuci hingga bersih. Buah diparut dan diberi sedikit garam. 
  • Tempelkan pada kulit yg berjerawat. Lakukan 2 kali sehari.
  • Buah belimbing wuluh secukup dicuci lalu ditumbuk halus diremas dgn air garam seperlu utk menggosok muka yg berjerawat. Lakukan 3 kali sehari. 
  • 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk sulfur digiling halus lalu diremas dgn 2 sendok makan air jeruk nipis. Ramuan ini dipakai utk menggosok dan melumas muka yg berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.

Friday, January 5, 2018

Khasiat Daun Salam



Daun salam biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai suplemen bumbu dapur. 

Tahukah anda, kegunaan daun salam selain sebagai penyedap kuliner juga sebagai obat alami atau obat herbal ? Daun salam memiliki kegunaan sebagai obat kencing manis / diabetes melitus, obat maag, asam urat, hipertensi, penurun kolestrol, menyembuhkan diare, gatal2 / eksim

Nama Latin : Syzygium polyanthum (Wight.) Walp.) atau Sinonim := Eugenia polyantha, Wight. = Eugenia lucidula, Miq.

Nama Lokal :

Gowok, (Sunda), manting (Jawa), kastolam (Kangean); Meselangan, ubar serai (Melayu),; Salam (Indonesia, Sunda, Jawa, Madura, Ambon); Indonesian bayleaf , Indonesian Laurel, Indian bayleaf (Inggris), Indonesische Lorbeerblatt atau Salamblatt (Jerman)

Sizygium-polyanthum - Daun Salam


Pohon salam (Syzygium polyanthum) yang biasa tumbuh liar di hutan dan di pegunungan bisa mencapai ketinggian 25 meter dan lebar pohon 1,3 meter, batang bulat, permukaan licin, bertajuk rimbun dan berakar tunggang. Daun tunggal, letak berhadapan, panjang rangkai daun 0,5-1 cm. Helaian daun berbentuk lonjong hingga elips atau lingkaran telur sungsang, ujung meruncing, pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan atas licin berwarna hijau tua, permukaan bawah berwarna hijau muda, panjang 5-15 cm, lebar 3-8 cm, jikalau diremas berbau harum. Bunga majemuk tersusun dalam bentuk malai yang keluar dari ujung ranting, berwarna putih, baunya harum. Buahnya buah buni, bulat berdiameter 8-9 mm, buah muda berwarna hijau, setelah masak menjadi merah gelap, rasanya agak sepat. Biji bulat. diameter sekitar 1 cm, berwarna cokelat. Tumbuhan ini dapat ditemukan dari dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut.

Salam ditanam untuk diambil daunnya sebagai suplemen bumbu dapur, sedangkan kulit pohonnya digunakan sebagai materi pewarna jala atau anyaman bambu. Buahnya dapat diperbanyak dengan biji, cangkok atau stek.

Menurut Prof Hembing Wijayakusuma dalam bukunya Tumbuhan Berkhasiat Obat: Rempah, Rimpang, dan Umbi, pohon salam memiliki aneka macam khasiat obat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pohon salam bisa dimanfaatkan untuk mengatasi asam urat, stroke, kolesterol tinggi, melancarkan peredaran darah, radang lambung, diare, gatal-gatal, kencing manis, dan lain-lain. Kandungan kimia yang dikandung tumbuhan ini yakni minyak atsiri, tannin, dan flavonoida. Bagian pohon yang bisa dimanfaatkan sebagai obat yakni daun, kulit batang, akar, dan buah.


Sifat dan Khasiat
  • Daun rasanya kelat dan astrigen
  • Kandungan Kimia
  • Salam menganung minyak asiri (sitral, eugenol), tanin dan flavonoid
  • Bagian yang digunakan
  • Bagian yang digunakan yakni daun. Selain itu kulit batang, akar dan buah juga memiliki kegunaan sebagai obat.

Beberapa manfaat daun salam untuk mengobati penyakit secara alami dapat kita peroleh dengan resep sebagai berikut:

obat sakit Diare. 

Sediakan 15 lembar daun salam lalu basuh hingga bersih. Rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih (Selama 15 menit)., lalu tambahkan sedikit garam dan biarkan hingga dingin. Saring airnya dan diminum sekaligus

mengobati Kencing Manis / Diabetes Mellitus. 

Siapkan sekitar 7-15 lembar daun salam yang masih segar. Rebus dengan 3 gelas air hingga mendidih dan tunggu hingga air yang tersisa tinggal 1 gelas. Peras dan saring airnya, lalu minum 2x sehari tiap sebelum makan.

obat sakit Asam Urat. 

Manfaat daun salam ini dapat Anda peroleh dengan menyediakan sekitar 10 lembar daun salam yang masih segar, lalu basuh hingga bersih, kemudian rebus menggunakan 4 gelas air dan tunggu hingga mendidih dan air yang tersisa tinggal 2 gelas. Saring airnya dan minum selagi hangat..

obat Sakit maag (gastritis). 

Siapkan sekitar 15-20 lembar daun salam yang masih segar, kemudian basuh hingga bersih dan rebus menggunakan 0,5 liter air hingga mendidih selama 15 menit. Setelah mendidih, beri gula enau secukupnya. Tunggu hingga agak cuek dan minum airnya. Anda dapat meminum ramuan ini setiap hari hingga maag Anda sembuh (Lakukan setiap hari hingga rasa perih dan penuh dilambung hilang).

Obat radang lambung

30g salam segar + 30g daun sambiloto kering direbus dgn 600cc air hingga tersisa 300cc air, saring, tambahkan gula batu, minum selagi hangat masing2 150cc, minum pagi dan sore. Manfaat daun salam tersebut bermacam-macam dikarenakan pada daun yang memiliki rasa kelat ini mengandung beberapa kandungan flavonoid, tanin, dan minyak asiri (sitral, eugenol).

Obat Mabuk alkohol

Cuci 1 genggam buah salam masak hingga bersih, lalu tumbuk hingga halus. Peras dan saring, lalu air yang terkumpul diminum sekaligus atau Untuk obat yang diminum, minum rebusan 7-20 lembar daun segar atau daun yang telah dikeringkan. Untuk pemakaian luar, giling daun, kulit batang atau akar hingga halus, lalu bubuhkan ke kawasan yang sakit, ibarat kudis dan gatal-gatal.

Menurunkan kadar kolesterol darah yang tinggi

resep 1: Cuci 10-15g (7-10 lembar ) daun salam segar hingga bersih, lalu rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus di malam hari. Lakukan pengobatan ini setiap hari. Atau diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas. Resep 2 : 7 lembar daun salam segar + 30 g daun ceremai segar direbus dengan aor 600CC hingga tersisa 300CC. Saring dan minum selagi hangat, pagi dan sore masing2 150CC

Obat Eksim

Ambil 10 lembar daun salam segar dan 25 gram kunyit. Tumbuk hingga halus, lalu tambahkan air sedikit dan garam secukupnya. Oleskan pada bab kulit yang sakit.

Obat Kudis, gatal-gatal

Cuci daun, kulit, batang, atau akar salam seperlunya hingga bersih, lalu giling halus hingga menjad adonan, ibarat bubur. Balurkan ke kawasan yang sakit, kemudian di balut.

Efek farmakologis dan hasil pemakaian
  • Kromatografi gas menawarkan minyak asiri dan salam mengandung 28 gas komponen, salah satunya eugenol. Dengan kromatografi lapis tipis disimpulkan bahwa minyak asiri daun salam terdiri dari seskuiterpen lakton yang mengandung fenol. Konsentrasi terkecil minyak asiri yang bisa menghambat pertumbuhan E.Coli yakni 40%, sedangkan terhadap S.aureus sekitar 5% (Retno Sadewi,FF UGM, 1992)
  • Uji mikrobiologi dengan menggunakan metode cakram menawarkan bahwa ekstrak etanol daun salam dapat, menghambat pertumbuhan basil E.coli, Vibrio cholera, Salmonella sp. tetapi Enterobacter sp. bersifat resisten. (Beni Wraman, JF FMIPA UNAND)
  • Ekstrak air daun salam memiliki efek hipoglikemik (menurunkan kadar gula darah). Pada tikus penderita diabetes mellitus yang tidak tergantung pada insulin (DMTTI), sedangkan pada tikus penderita diabetes mellitus yang tergantung pada insulin tidak nampak efek hipoglikemik. (Ni Putu Maryati, FF UGM, 1989)

Khasiat Daun Kelor



Tanaman Kelor (Moringa oleifera, Lamk.) atau dikenal juga sebagai Moringa pterygosperma, Gaertn. , merupakan tanaman dari keluarga Moringacaea.

Tanaman kelor di Indonesia dikenal dalam banyak sekali nama, misalnya: Kelor (Indonesia, Jawa, Sunda, Bali, Lampung), Kerol (Buru); Marangghi (Madura), Moltong (Flores), Kelo (Gorontalo); Keloro (Bugis), Kawano ( Sumba), Ongge (Bima); Hau fo (Timor); 

Tanaman kelor merupakan perdu dengan tinggi hingga 10 meter, berbatang lunak dan rapuh, dengan daun sebesar ujung jari berbentuk bundar telur dan tersusun majemuk. Tanaman ini berbunga sepanjang tahun berwarna putih, buah besisi segitiga dengan panjang sekitar 30 cm, tumbuh subur mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 700 m di atas permukaan laut. Menurut sejarahnya, tanaman kelor atau marongghi (Moringa oleifera), berasal dari daerah sekitar Himalaya dan India, kemudian menyebar ke daerah di sekitarnya hingga ke Benua Afrika dan Asia-Barat.

Bahkan, di beberapa negara di Afrika, ibarat di Etiopia, Sudan, Madagaskar, Somalia, dan Kenya, sekarang mulai dikembangkan pula di Arab Saudi dan Israel, menjadi adegan untuk agenda pemulihan tanah kering dan gersang, alasannya ialah sifat dari tanaman ini mudah tumbuh pada tanah kering ataupun gersang, dan kalau sudah tumbuh maka lahan di sekitarnya akan dapat ditumbuhi oleh tanaman lain yang lebih kecil, sehingga pada kesudahannya pertumbuhan tanaman lain akan cepat terjadi.

Walau di Indonesia, khususnya di lingkungan perkampungan dan pedesaan, tanaman kelor gres hingga menjadi tanaman pagar hidup, batas tanah ataupun penjalar tanaman lain, tetapi manfaat dari daun dan karangan bunga serta buah muda sebagai sayuran, sudah semenjak lama digunakan.

Sebagai tanaman berguna obat, tanaman kelor mulai dari akar, batang, daun, dan bijinya, sudah dikenal semenjak lama di lingkungan pedesaan. Seperti akarnya, campuran bersama kulit akar pepaya kemudian digiling-dihancurkan, banyak digunakan untuk obat luar (balur) penyakit beri-beri dan sebangsanya. Daunnya ditambah dengan kapur sirih, juga merupakan obat kulit ibarat kurap dengan cara digosokkan. Sedangkan sebagai obat dalam, air rebusan akar ampuh untuk obat rematik, epilepsi, antiskorbut, diuretikum, hingga ke obat gonorrhoea. Bahkan, biji bau tanah bersama dengan kulit jeruk dan buah pala, akan dapat menjadi “spiritus moringae compositus” yang digunakan sebagai stimulans, stomachikum, carminativum hingga diuretikum.

Sejak awal tahun 1980-an oleh Jurusan Teknik Lingkungan ITB, biji kelordigunakan untuk penjernihan air permukaan (air kolam, air sungai, air danau hingga ke air sungai) sebagai pengendap (koagulans) dengan hasil yang memuaskan. Oleh alasannya ialah rangkaian penelitian terhadap manfaat tanaman kelor mulai dari daun, kulit batang, buah hingga bijinya, semenjak awal tahun 1980-an telah dimulai. Saat itu fokus penelitian ditujukan kepada agenda pengadaan air jernih untuk para pemukim di daerah pantai atau pesisir, khususnya di daerah transmigrasi yang mengandalkan air payau atau gambut berwarna kecoklatan sebagai sumber air minum.

Rasa air gambut yang pahit dan warna kecoklatan, tentu saja tidak memenuhi syarat sebagai air minum. Bahkan, air gambut yang digunakan untuk mencuci pakaian pun yang berwarna putih justru akan bermetamorfosis kecoklatan. Maka dengan sistem penyaringan sederhana ditambah dengan pengendap yang berasal dari serbuk atau tumbukan biji kelor, pada kesudahannya akan menjadi air jernih, walau belum bersih. Sehingga untuk air minum harus dilakukan perlakuan, antara lain dimaak terlebih dahulu.

Di lingkungan pedesaan, penanaman kelor yang paling umum cukup dengan cara setekan batang bau tanah atau cukup tua, yang eksklusif ditancapkan ke dalam tanah, apakah sebagai batas tanah, pagar hidup ataupun batang perambat. Walau semaian biji bau tanah dapat dijadikan bibit, umumnya jarang dipergunakan. Disamping itu, manfaat lain dari batang bersama daun kelor, umumnya digunakan sebagai “alat” untuk melumerkan atau menon-aktifkan “kekuatan magis” seseorang, yaitu dengan cara disapu-sapukan ke adegan muka ataupun dijadikan “alat tidur”, misal seseorang yang tahan terhadap pukulan, bacokan, bahkan tidak mempan oleh terjangan peluru, maka dengan cara disapu-sapukan ke adegan tubuhnya, ataupun dijadikan bantalan tidurnya, atau ada pula air tanaman kelor disiramkan ke seluruh tubuhnya, maka kekuatan magis tubuhnya akan lumer atau hilang.

Hal yang sama juga kepada orang tua, umumnya pada zaman dulu yang memiliki “ajimat” sehingga kalau mau meninggal akan susah sekali, maka dengan menggunakan tanaman kelor, akan dapat dibantu untuk memudahkan kematiannya tersebut.

Pengalaman di Benua Afrika

Ada sebuah laporan hasil penelitian, kajian dan pengembangan terkait dengan pemanfaatan tanaman kelor untuk penghijauan serta penahan penggurunan di Etiopia, Somalia, dan Kenya oleh tim Jer-man, di dalam terencana Institute for Scientific Cooperation, Tubingen, 1993. Laporan tersebut dikhususkan terhadap daerah yang termasuk Etiopia, Somalia, dan Sudan, alasannya ialah semenjak lama sudah menjadi tradisi penduduknya untuk menanam pohon kelor, mengingat pohon tersebut dapat menjadi adegan di dalam kehidupan sehari-hari sebagai materi sayuran, materi baku obat-obatan, juga untuk diperdagangkan.

Seperti di Lembah Rift untuk lahan seluas satu hektar hanya ditanamkan antara 30-50 batang, alasannya ialah di antara pohon kelor tersebut ditanamkan pula tanaman lainnya penghasil pangan, ibarat sorgum, jagung, bahkan tanaman lain untuk sayuran, khususnya kacang-kacangan. Maka, dengan cara ini alasannya ialah pohon kelor memiliki kemampuan menyerap air tanah walau dari kandungan yang sangat minim hingga tanah menjadi lembab, tanaman lainnya akan ikut menjadi tumbuh subur. Apalagi kalau pohon kelorsudah besar dan tinggi, akan berfungsi pula sebagai pohon lindung ataupun pohon rambatan.

Di kawaan Arba Minch dan Konso, pohon kelor justru digunakan sebagai tanaman untuk penahan longsor, konservasi tanah, dan terasering. Sehingga pada animo hujan walau dalam jumlah yang paling minimal, jatuhan air hujan akan dapat ditahan oleh sistem akar kelor, dan pada animo kemarau “tabungan” air sekitar akar kelor akan menjadi sumber air bagi tanaman lain. Juga alasannya ialah sistem akar kelor cukup rapat, bencana longsor jarang terjadi.

Sama ibarat di Lembah Rift, di daerah ini pun pada lahan di antara pohon kelor dijadikan untuk penanaman banyak jenis tanaman pangan, antara lain jagung dan sorgum, juga sayuran, serta lebih jauhnya lagi untuk tanaman industri ibarat kopi, kapas, lada, bahkan tebu. Sangat unik ialah kebiasaan penduduk sekitar Arba Minch yang memiliki lahan terbatas, mulai dari sekitar 0,1 ha atau 1.000 meter persegi, atau hanya ratusan bahkan puluhan meter persegi saja. Sehingga pohon kelor hanya dijadikan pagar hidup, pembatas tanah ataupun pohon perambat sama ibarat di Indonesia.

Akan tetapi hasilnya, kalau daunnya dapat eksklusif digunakan sebagai sayuran, maka bunganya akan tetap dipelihara hingga menjadi buah dan menghasilkan biji yang dapat dijual kepada perusahaan asing yang memerlukan untuk pembuatan tepung atau minyak sebagai materi baku pembuatan obat dan kosmetik bernilai tinggi. Salah satu sifat yang menguntungkan untuk membudidayakan pohon kelor yang sudah diketahui semenjak lama, yaitu minimnya penggunaan pupuk dan jarang diserang hama (oleh serangga) ataupun penyakit (oleh mikroba). Sehingga biaya untuk pemupukan dan pengontrolan hama dan penyakit relatif sangat murah. Bahkan, dari pengalaman para petani kelor yang sudah lama berkecimpung, diketahui bahwa pemupukan yang baik ialah berasal dari pupuk organik, khususnya berasal dari kacang-kacangan (misal kacang hijau, kacang kedelai ataupun kacang panjang) yang ditanamkan sekitar pohon kelor.

Juga pengalaman panjang secara tradisi penggunaan tanaman kelor sebagai materi berguna obat di daerah tersebut ialah bahwa akarnya sangat baik untuk pengobatan malaria, mengurangi rasa sakit, penurun tekanan darah tinggi, dan sebagainya, sedang daunnya untuk penurun tekanan darah tinggi, diare, diabetes melitus(kencing manis), dan penyakit jantung. Perlu untuk diketengahkan manfaat biji kelor yang sudah mulai dikembangkan melalui Program UNDP, yaitu sebagai materi pengendap/koagulator untuk menjernihkan air secara cepat, murah dan aman, ibarat di ITB.

Yaitu dengan nilai pH yang berbeda, maka antara 100-150 mg bubuk/serbuk/liter air, menawarkan hasil turbiditas tinggi pada air (800-10.000 FTU), kalau dibandingkan dengan koagulan umum ibarat Al2(SO4)3 yang gres efektif pada pH 7 saja. Juga kandungan senyawa yang terdapat pada serbuk biji kelor memiliki sifat antimikroba, khususnya terhadap bakteri. Sehingga kalaupun di dalam air terdapat basil Coli (salah satu yang disyaratkan tidak terdapat di dalam air minum), akan tereduksi atau mati. Serta, menurut perhitungan yang sudah diuji coba oleh tim jago dari UNDP, maka kebutuhan biji kelor untuk pengolahan air minum di daerah pantai atau rawa, cukup 2-3 pohon berilmu balig cukup akal selama setahun dengan keluarga sebanyak 6-8 orang, dengan perhitungan kebutuhan air sekitar 20 l/hari/ jiwa

Nutrisi Daun Kelor

Unsur-unsur gizi yang harus harus didapat melalu makanan atau suplemen, mengandung puluhan unsur gizi yang diperlukan, tetapi mereka dapat dibagi menjadi apa yang disebut “5 Komponen Nutrisi”, alasannya ialah tidak peduli seberapa banyak kita makan, seringkali makanan modern tidak menyediakan nutrisi dalam jumlah yang benar-benar kita butuhkan. Berikut ringkasannya :
  • Vitamin dan Mineral yang diharapkan untuk membangun segala sesuatu dari badan kita untuk pembekuan darah dan produksi energi. Sebagian besar vitamin dan semua mineral sangat penting.
  • Tubuh fisik kita dibangun dari protein. Protein ini dibangun dengan sembilan blok bangunan dasar yang dikenal dengan asam amino esensial.
  • Antioksidan. Polusi, pestisida dan banyak sekali partikel lainnya membombardir kita setiap hari. Ini ialah hanya beberapa dari radikal bebas yang kita ketahui sekarang sangat merusak. Satu-satunya santunan terhadap kerusakan radikal bebas ada dalam bentuk Antioksidan.
  • Senyawa anti-inflamasi ialah santunan hanya terhadap peradangan kronis. Sayangnya, obat anti inflamasi memiliki beberapa efek samping yang terburuk dari dunia farmasi.
  • Nutrisi lain yang diharapkan untuk kesehatan yang optimal ialah Asam Lemak. Mungkin aneh kedengarannya, tetapi diharapkan lemak baik yang aktif membantu menciptakan kesehatan. Saat ini dikenal dengan omega-3 dan omega-6 asam lemak.

Tidak ada keajaiban dalam daun kelor, tetapi riset menyebutkan kelor sebagai “Pohon Ajaib.” Sebuah perhiasan daun kelor secara komprehensif memberikan:
  • Sepuluh vitamin esensial dan sebelas mineral penting.
  • Sembilan asam amino esensial lengkap.
  • Lebih dari 24 jenis anti-oksidan.
  • Lebih dari 24 nutrisi anti-inflamasi.
  • Asam lemak Omega-3 dan Omega-6.

Beberapa dokter sangat senang dengan pergeseran gres dari pengobatan penyakit untuk kesehatan. Pengobatan yang terbaik ialah dengan mencegahnya. Dengan tanaman daun keloryang luar biasa, kita memiliki alat yang ampuh untuk mengoptimalkan nutrisi akan meningkatkan kesejahteraan.


Dilihat dari nilai gizinya kelor (Moringa oleifera: Natural Nutrition for the Tropics by Lowell Fuglie) ialah tanaman berguna sejati (miracle tree), artinya tanaman ini bisa dimanfaatkan dari akar, batang, buah dan daun serta mengandung gizi tinggi. Kandungan gizi daun kelor segar (lalapan), setara dengan:
  • 4x vitamin A yang dikandung wortel, 
  • 7x vitamin C yang terkandung pada jeruk,
  • 4x mineral Calsium dari susu,
  • 3x mineral Potassium pada pisang,
  • 3/4x zat besi pada bayam, dan
  • 2x protein dari yogurt. 

Sedangkan kandungan gizi daun kelor yang dikeringkan setara dengan:
  • 10x vitamin A yang dikandung wortel,
  • 1/2x vitamin C yang terkandung pada jeruk,
  • 17x mineral Calsium dari susu,
  • 15x mineral Potassium pada pisang, 
  • 25x zat besi pada bayam, dan
  • 9x protein dari yogurt. 

Daun Kelor, Ratu Vitamin A

Keunggulan daun kelor terletak pada kandungan nutrisinya yang luar biasa, terutama golongan mineral dan vitamin. Setiap 100 g daun kelor mengandung 3390 SI vitamin A. Dua kali lebih tinggi dari bayam dan tigapuluh kali lebih tinggi dari buncis. Daun kelor juga tinggi kalsium, sekitar 440 mg/100 g, serta fosfor 70 mg/100 g. Aroma daun kelor agak langu, namun aroma berkurang ketika daun mudanya diolah menjadi sayur bening atau sayur bobor. 

Pengalaman khasiat daun kelor

Pengalaman teman-teman dari Papua yang telah mengonsumsi ekstrak daun kelor yang dikemas dalam kapsul menyatakan bahwa kasiat kapsul tersebut sangat luar biasa. Seorang sahabat berjulukan Hans yang mengalami kesemutan di tangan sebelah kanan dan telah menjalani medivac di rumah sakit internasional di Jakarta dan belum sembuh kemudian mencoba mengonsumsi kapsul tersebut berangsur-angsur kesemutannya hilang dan sekarang sudah sembuh dan kembali bekerja.

khasiat daun kelor

Daun kelor ialah materi yang sangat indah untuk banyak sekali masakan. Di pedesaan daun kelor dimanfaatkan sebagai campuran sayur asam atau ada juga semacam sayur kelor.

Berikut beberapa khasiat daun kelor :

Anti inflamasi

Kelor memiliki fungsi pengobatan alasannya ialah mengandung kalsium dan pospor. Kandungan mineral dan vitamin sangat tinggi dibanding sayuran lainnya. Tidak heran, media asing banyak yang menyebut kelor sebagai “miracle tree” maupun “Tree for Life”. Dari penelitian daun kelor mamppu menghambat aktifasi NFkB dan menurunkan mulut protein tumor.

Menurunkan kolesterol jahat

Kelebihan kolesterol dapat memacu banyak sekali penyakit. Tingginya kadar kolesterol dipicu referensi makan yang kurang sehat dan ditambah faktor psikologis ibarat stress. Hormon adrenalin dan kostisol dapat memicu produksi kolesterol dalam tubuh. Penelitian perihal daun kelor membuktikan, bahwa efek dari ekstrak kelor dapat sebanding dengan obat atenolol dalam menurunkan kadar lemak dalam tikus. Penelitian ini masih banyak dilakukan juga terkait tugas i2 sitosterol, senyawa bio aktif yang terkandung dalam daun kelor.

Mengatasi Nyeri, Letih, Linu

Daun kelor mengandung pterigospermin yang merangsang kulit sehingga dapat berfungsi sebagai param yang manghangatkan. Jika daun kelor dilumat dan dibalur akan mengurangi rasa nyeri alasannya ialah bersifat analgesik. Bahan: 2-3 gagang daun kelor, 1/2 sendok makan kapur sirih; Cara Membuat: Kedua materi tersebut ditumbuk halus; Cara menggunakan: dipakai untuk obat gosok (param).

obat Sakit Kuning

Bahan: 3-7 gagang daun kelor, 1 sendok makan madu dan 1 gelas air kelapa hijau; Cara Membuat: Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air kelapa dan disaring. Kemudian ditambah 1 sendok makan madu dan diaduk hingga merata. Cara menggunakan: diminum, dan dilakukan secara rutin hingga sembuh.

obat Rabun Ayam

Bahan: 3 gagang daun kelor; Cara Membuat: Daun kelor ditumbuk halus, diseduh dengan 1 gelas air masak dan disaring. Kemudian dicampur dengan madu dan diaduk hingga merata. Cara menggunakan: diminum sebelum tidur.

obat Sakit Mata

Bahan: 3 gagang daun kelor; Cara Membuat: Daun kelor ditumbuk halus, diberi 1 gelas air dan diaduk hingga merata. Kemudian didiamkan sejenak hingga ampasnya mengendap; Cara menggunakan: air ramuan tersebut digunakan sebagai obat tetes mata.

obat Sukar Buang Air Kecil

Bahan: 1 sendok sari daun kelor dan sari buah ketimun atau wortel yang telah diparut dalam jumlah yang sama; Cara Membuat: Bahan-bahan tersebut dicampur dan ditambah dengan 1 gelas air, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum setiap hari.

obat Cacingan

Bahan: 3 gagang daun kelor, 1 gagang daun cabai, 1-2 batang meniran; Cara Membuat: semua materi tersebut direbus dengan 2 gelas air hingga mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum.

obat Biduren (alergi)

Bahan: 1-3 gagang daun kelor, 1 siung bawang merah dan adas pulasari secukupnya; Cara Membuat: semua materi tersebut direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih hingga tinggal 2 gelas, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore.

obat Luka bernanah

Bahan: 3-7 gagang daun kelor; Cara Membuat: daun kelor ditumbuk hingga halus. Cara menggunakan: ditempelkan pada adegan yang luka sebagai obat luar.

Manfaat daun kelorini juga telah dibuktikan dengan mengatasi gizi buruk di afrika. 10 Tahun yang lalu kalau kita mendengar ethiopia pasti identik dengan kelaparan. Tapi hari ini berkat daun kelor bersama dengan agenda PBB dan LSM bisa menuntaskan problem kelaparan dengan media daun kelor dan pohon kelor.

Sebagai Penjernih Air.

Sejak awal tahun 1980-an biji bau tanah bersama dengan kulit oleh Jurusan Teknik Lingkungan ITB digunakan untuk penjernihan air permu-kaan (air kolam, air sungai, air danau hingga ke air sungai) sebagai pengendap (koagulans) dengan hasil yang memuaskan. hasil penelitian Madsen dan Dchlundt serta Grabow dan kawan-kawan, menunjukkan bahwa serbuk biji kelor bisa menumpas basil Escherichia coli, Streptococcus fae-calis dan Salmonella typymurium.

Pada ketika berkunjung ke daerah Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur, seorang sahabat dari Flores yang juga berkunjung ke sana, memberikan bahwa Negara Jepang merupakan negara potensi untuk ekspor biji kelor tua, alasannya ialah untuk penjernih air mereka lebih suka menggunakan menggunakan biji kelor sebagai kaporit alami. satu peluang bisnis.

Demikian, semoga bermanfaat.

Thursday, January 4, 2018

Manfaat Bunga Rosela Mampu Obati Penyakit Gusi



Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya manfaat rosella bagi kesehatan, tentu Anda akan penasaran seberapa ampuh bunga rosella ini bisa menjaga kesehatan badan seseorang. Jika Anda atau salah satu keluarga Anda mempunya duduk perkara pada Gusi, Ekstrak kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L) bisa menghambat perkembangan Streptococcus sanguinis, salah satu kuman penggagas pembentuk plak dan pencetus gingivitis atau radang gusi. Khasiat rosela tak kalah dengan klorheksidin, obat kumur standar untuk gusi.

Demikian hasil penelitian dokter gigi seorang mahir periodontik Trijani Suwandi untuk disertasinya, ”Pengembangan Potensi Antibakteri Kelopak Bunga Hibiscus sabdariffa L atau Rosela”. Trijani mendapat yudisium cum laude ketika mempertahankan disertasi doktornya di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Jumat (13/7).

Bertindak sebagai promotor drg Dewi Fatma Suniarti, MS, PhD, dan kopromotor Prof drg SW Prayitno, MSc, PhD.

Menurut Trijani, obat tradisional ini bisa menjadi pengganti klorheksidin dan tidak menimbulkan efek samping. ”Pemakaian klorheksidin bisa menimbulkan efek samping, menyerupai warna hitam pada gigi dan pengecap serta iritasi sebab ada alkoholnya,” katanya.

Trijani menemukan, kadar hambat minimal dan kadar bunuh minimal ekstrak kelopak bunga rosela pada konsentrasi 0,78 persen bisa menghambat kuman S sanguinis.

”Mulut menjadi pintu gerbang masuknya kuman. Dengan mengurangi S sanguinis, plak dalam rongga lisan akan berkurang dan jumlah kuman patogen turun, bahkan tidak ada perlekatan sama sekali,” katanya.

Cegah penyakit

Trijani menguraikan, pembersihan rongga lisan intensif dapat menghindarkan seseorang dari penyakit sistemik, menyerupai stroke, diabetes, dan jantung.

”Kesehatan lisan bekerjasama dengan kesehatan tubuh. Sebab, kuman paling banyak masuk lewat mulut. Kelahiran bayi prematur, misalnya, 90 persen kasus terjadi pada ibu dengan penyakit gusi,” katanya memaparkan.

Meski khasiat kelopak bunga rosela terbukti secara ilmiah, pengembangannya menjadi obat herbal standar masih perlu beberapa tahapan. Agar sejajar dengan obat modern, harus dilakukan uji klinis fitofarmaka.

”Ekstrak kelopak bunga rosela sebagai obat herbal standar belum ada. Tapi, dengan penelitian ini, ada bukti ilmiah. Rebusan kelopak bunga rosela bisa menjadi obat kumur,” ujar Trijani.

Ditargetkan dalam dua sampai tiga tahun ke depan bisa terwujud obat herbal standar dengan materi dasar ekstrak kelopak bunga rosela.

Prof Frans D Suyatna selaku penguji mengapresiasi hasil penelitian Trijani. Menurut Suyatna, penggunaan obat tradisional ekstrak kelopak bunga rosela memihak masyarakat kecil.

Bahaya Konsumsi Bawang Putih Berlebih!!

Bawang putih ialah sejenis tanaman yang termasuk ke dalam keluarga umbi-umbian. Tidak jauh berbeda denagn saudaranya bawang merah. Bawang putih pun biasa dijadikan bumbu di beberapa masakan.


Karena baunya yang tajam dan rasanya yang agak keras. Bawang putih jarang di konsumsi dalam keadaan mentah.

Kebanyakan di kita menyajikan dengan cara di goreng dan dijadikan taburan di beberapa makanan. Tidak sedikit juga makanan yang menggunakan bawang putih sebagai bumbu. Selain menambah lezat aroma dan rasanya,bawang putih ini memilki manfaat yang tidak kalah dari saudaranya,bawang merah.

Berikut beberapa manfaat yang bisa anda dapat dari mengonsumsi bawang putih dalam jumlah yang sempurna :

1. Anti Kanker

Kandungan sulfida alil pada bawang putih ini lah yang berperan dalam menghambat pertumbuhan sel kanker. Sehingga tidak heran kalau bawang putih disebut sebagai herbal anti kanker.

2. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Konsumsi bawang putih secara bersiklus terbukti cukup ampuh menurunkan tekanan darah tinggi sekitar 7-8 persen.

3. Mengatasi Radang Tenggorokan

Sifat antibakteri pada bawang putih bisa menurunkan resiko radang tenggorokan yang diakibatkan oleh udara dingin. Selain itu dengan mengonsumsinya secara berkala,bawang putih bisa mencegah seseorang terkena bronkhitis kritis.

4. Meningkatakan Kesehatan Tulang

Seiring bertambahnya usia hormon estrogen akan menurun. Untuk wanita,konsumsi bawang putih bisa menguatkan kesehatan tulang karena menurunnya hormon estrogen. selain itu bawang putih pun bisa meningkatkan kepadatan tulang dan mengatasi penyempitan dan pembekuan pembuluh darah

5. Menurunkan Berat Badan

Zat allicin yang terdapat pada bawng putih ini lah yang berperan dalam menurunkan berat tubuh kita.

6. Sumber Antioksidan

Bawang putih terkenal dengan kandungan antioksidannya yang cukup tinggi. Antioksidan bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan pembentukan radikal bebas dalam tubuh.

7. Anti Bakteri,Anti Virus dan Anti Jamur

Karena sifat anti jamur yang dimilikinya lah,tidak jarang bawang outih dijadikan obat untuk beberapa penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur.

Kandungan Bawang Putih 

Berikut kandungan gizi yang terdapat pada bawang putih yang dikutip dari organisasi.org :


Resiko Kesehatan 

Tentunya apapun yang dikonsumsi berlebihan selalu memiliki resiko kesehatan,mengonsumsi bawang putih secara tidak benar dan berlebihan bisa menyebabkan resiko kesehatan berikut beberapa diantaranya :

1. Merusak jalan masuk Pencernaan

Memakan bawang outih secara mentah dan berlebihan dapat menimbulkan kerusakan atau iritasi pada lambung

2. Penyebab Bau 

Konsumsi bawang putih berlebih bisa menimbulkan amis yang kurang sedap, baik itu pda verbal kita maupun pada keringat.

3. Bersifat Antikoagulan

Karena memiliki sifat antikoagulan atau mengencerkan darah,bawang putih bisa jadi penyebab pendarahan berlebih.

Konsumsi dengan bijak dan kenali tubuh anda ialah cara terbaik ntuk mengurangi resiko kesehatan yang dapat ditimbulkan.

Khasiat dan manfaat Pepaya

Khasiat dan manfaat Pepaya


Pepaya merupakan jenis buah-buahan yang biasa disebut karika atau "carica", Pepaya (Carica papaya L.), atau betik yaitu tumbuhan yang berasal dari Meksiko episode selatan dan episode utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh kawasan tropis untuk diambil buahnya. C. papaya yaitu satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, "papaja", yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, "papaya". Dalam bahasa Jawa pepaya disebut "katès" dan dalam bahasa Sunda dan bahasa bali"gedang".
  • Ordo: Brassicales
  • Famili: Caricaceae
  • Genus: Carica
  • Spesies: C. papaya
Berikut komposisi zat pepaya per 100g :


Zat Gizi
Pepaya
Zat Gizi
Pepaya
Karbohidrat (g)
12,10
Vitamin C (mg)
74,00
Lemak (g)
0,30
Kalsium (mg)
34,00
Protein (g)
0,50
Fosfor (mg)
11,00
Vitamin B1 (mg)
0,03
Zat besi (mg)
1,00
Vitamin B2 (mg)
0,04
Serat (mg)
0,70
Sumber: Dra. Emma S. Wirakusumah, MSc., 2001.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Buah pepaya dimakan dagingnya, baik ketika muda maupun masak. Daging buah muda dimasak sebagai sayuran (dioseng-oseng). Daging buah masak dimakan segar atau sebagai campuran koktail buah. Pepaya dimanfaatkan pula daunnya sebagai sayuran dan pelunak daging. Daun pepaya muda dimakan sebagai lalap (setelah dilayukan dengan air panas) atau dijadikan pembungkus buntil. Oleh orang Manado, bunga pepaya yang diurap menjadi sayuran yang biasa dimakan. Getah pepaya (dapat ditemukan di batang, daun, danbuah) mengandung enzim papain, semacam protease, yang dapat melunakkan daging dan mengubah konformasi protein lainnya. Papain telah diproduksi secara massal dan menjadi komoditas dagang. Daun pepaya juga berguna obat dan perasannya digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menambah nafsu makan.


Manfaat dari setiap episode tanaman papaya, menyerupai disebutkan oleh Tri Margono, 2000:
  • Akar: Untuk obat pembasmi cacing kremi, sakit ginjal, sakit kandung kemih, tekanan darah tinggi, digigit serangga dan encok.
  • Daun: Sayur untuk penambah nafsu makan. Mengobati penyakit beri-beri, kejang perut, malaria, sakit panas, insomia, asi tidak lancar, kaki gajah, kejengkolan, disentri amuba, keputihan dan kurang darah.
  • Batang: Pakan ternak
  • Kuntum Bunga: Untuk sayur lodeh, pecel dan dapat merangsang nafsu makan
  • Buah: Buah meja (langsung dikonsumsi), asinan, selai/jam, manisan, makanan kering, saos, juice, dan minuman ringan. Untuk terapi memperlancar pencernaan, menghaluskan kulit, mengobati lambung (sakit mag), sariawan, sembelit dan mengurangi panas tubuh, serta membantu membuang lemak dalam tubuh.
  • Biji: Dapat diolah menjadi tepung untuk obat masuk angin dan minyak, obat cacing dan diare.
  • Getah (papain): Digunakan untuk luka bakar, infeksi dan kutil. Dalam industri minuman digunakan sebagai penjernih dan penambah cita rasa pada bir, sedangkan dalam industri daging sebagai pengempuk daging
  • Kulit pohon: Bahan obat

Pohon pepaya umumnya tidak bercabang atau bercabang sedikit, tumbuh hingga setinggi 5-10 m dengan daun-daunan yang membentuk serupa spiral pada batang pohon episode atas. Daunnya menyirip lima dengan tangkai yang panjang dan berlubang di episode tengah. Bentuknya dapat bercangap ataupun tidak. Pepaya kultivar biasanya bercangap dalam.

Pepaya yaitu monodioecious' (berumah tunggal sekaligus berumah dua) dengan tiga kelamin: tumbuhan jantan, betina, dan bencong (hermafrodit). Tumbuhan jantan dikenal sebagai "pepaya gantung", yang walaupun jantan adakala dapat menghasilkan buah pula secara "partenogenesis". Buah ini mandul (tidak menghasilkan biji subur), dan dijadikan materi obat tradisional. Bunga pepaya memilikimahkota bunga berwarna kuning pucat dengan tangkai atau duduk pada batang. Bunga jantan pada tumbuhan jantan tumbuh pada tangkai panjang. Bunga biasanya ditemukan pada kawasan sekitar pucuk.

Bentuk buah lingkaran hingga memanjang, dengan ujung biasanya meruncing. Warna buah ketika muda hijau gelap, dan setelah masak hijau muda hingga kuning. Bentuk buah membulat bila berasal dari tanaman betina dan memanjang (oval) bila dihasilkan tanaman banci. Tanaman bencong lebih disukai dalam budidaya karena dapat menghasilkan buah lebih banyak dan buahnya lebih besar. Daging buah berasal dari karpela yang menebal, berwarna kuning hingga merah, tergantung varietasnya. Bagian tengah buah berongga. Biji-bijiberwarna hitam atau kehitaman dan terbungkus semacam lapisan berlendir (pulp) untuk mencegahnya dari kekeringan. Dalam budidaya, biji-biji untuk ditanam kembali diambil dari episode tengah buah.

Kelamin jantan pepaya ditentukan oleh suatu kromosom Y-primitif, yang 10% dari keseluruhan panjangnya tidak mengalami rekombinasi. Suatu penanda genetik RAPD juga telah ditemukan untuk membedakan pepaya berkelamin betina dari pepaya jantan atau banci. 

Kultivar pepaya bermacam-macam karena berbeda-beda pemanfaatan dan selera konsumen.
  • Pepaya bangkok diintroduksi dari Thailand. Permukaan buahnya tidak rata dan kulit luarnya relatif tipis, sehingga sulit dikupas. Kelebihannya, dagingnya manis dan berair. Buahnya berukuran besar.
  • Pepaya Solo F1, Ini yaitu pepaya kultivar hibrida unggul dari Hawaii. Buahnya kecil-kecil dan disukai oleh konsumen barat.

Selain itu terdapat pula pepaya hias yang warna daun atau tangkai daunnya ungu. Pepaya ini ditanam lebih untuk penampilannya dalam memperindah taman. Di Dataran Tinggi Dieng dikenal produk menyerupai pepaya yang dikemas dan disebut "carica". Jenis ini menyukai kawasan cuek untuk produksi buah secara optimal.

Pepaya yaitu salah satu buah yang mengandung lycophene, yang dikenal sebagai zat yang sangat efektif dalam mencegah dan memerangi penyebaran sel kanker. Seperti dikutip dari Menshealth, penelitian baru- gres ini menemukan bahwa lycophene menstimulasi tingkat dari sel pertahanan di dalam badan untuk melawan kanker. Hal ini bisa mencegah kerusakan DNA dan menghambat penyebaran kanker.

Para peneliti dari universitas Florida menemukan bahwa Pepaya efektif sebagai biro anti kanker untuk melawan jenis kanker menyerupai rahim, payudara, hati, paru-paru dan pankreas. Hasil dari penelitian itu dipublikasikan dalam jurnal Ethnopharmacology.Hal ini diketahui setelah para peneliti mengadakan pengujian menggunakan teh yang dibuat dari ekstrak daun pepaya kering. Buah itu dikenal bisa meningkatkan zat kimia yang mengatur sistem kekebalan tubuh.

Dr Nam Dang dari Universitas Florida mengatakan bahwa ekstra pepaya yang diuji di laboratorium ini tak memiliki efek samping beracun terhadap sel yang normal. Sehingga kemungkinannya ia bisa digunakan sebagai obat alternatif. Penelitian lanjutan masih diharapkan untuk menentukan efek yang dihasilkannya bila ia masuk kedalam tubuh.Dalam hal kandungan lycophene, ternyata Pepaya juga memiliki kandungan lain berupa sumber vitamin C, potasium dan asam folat yang membuatnya menjadi buah yang sangat menyehatkan.

“Minumlah juice buah sehari 1 kg, untuk memperceepat kesembuhan tumor/kanker, syukur bila buahnya dipilih yang masih mentah atau setidaknya mengkal”. Itulah antara lain yang disarankan tim konsultan klinik herbal Ny.Ning Harmanto. Hasilnya memang nyata, tumor yang mengeras bisa cepat lunak, kempes dan hilang. Mengkombinasikan terapi paket herbal, terapi garam dan mengkonsumsi buah-buahan 1 hari 1 kg akan mempercepat kesembuhan. Buah pepaya mentah bisa digabung dengan wortel, apel, jeruk, tomat dsb. 

Buah, serta episode lain dari pohon pepaya, mengandung papain, enzim yang membantu mencerna protein. Enzim ini terutama terkonsentrasi di buah bila mentah. Papain diekstrak untuk membuat komplemen enzim pencernaan makanan dan juga digunakan sebagai materi dalam beberapa permen karet. Lebih rinci khasiatnya bisa dibaca informasi berikut ini:

Vitamin A dan C lebih tinggi dibanding buah lain

Buah pepaya mengandung banyak sekali jenis enzim, vitamin dan mineral. Kandungan vitamin A-nya lebih banyak daripada wortel, vitamin C-nya lebih tinggi daripada jeruk. Kaya pula dengan vitamin B kompleks & vitamin E.

enzim papain percepat proses pencernaan

Buah pepaya mengandung enzim papain. Enzim ini sangat aktif dan memiliki kemampuan mempercepat proses pencernaan protein. Mencerna protein merupakan problem utama yang umumnya dihadapi banyak orang dalam teladan makan sehari-hari. Tubuh mempunyai keterbatasan dalam mencerba protein yang disebabkan kurangnya pengeluaran asam hidroklorat di lambung.

Khasiat dan manfaat Pepaya bisa mencerna Zat sebanyak 35 kali

Kadar protein dalam buah pepaya tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per kilogram berat buah. Tapi jumlah yang sedikit ini hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh. Ini disebabkan enzim papain dalam buah pepaya bisa mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri. Daya cerna terhadap protein ini mengingatkan kita untuk lebih cermat memilih makanan, Bahwa makanan yang mengandung protein tinggi belum tenti bisa bermanfaat bagi tubuh. Yang penting yaitu mudah atau tidaknya protein itu diserap tubuh.

Khasiat dan manfaat Pepaya, menghambat pertumbuhan sel kanker

Papain bisa memecah protein menjadi arginin. Senyawa arginin merupakan salah satu asam amino esensial yang dalam kondisi normal tidak bisa diproduksi badan dan biasa diperoleh melalui makanan menyerupai telur dan ragi. Namun bila enzim papain terlibat dalam proses pencerbaan protein, secara alami sebagian protein dapat diubah menjadi arginin. Proses pembentukan arginin dengan papain ini turut mensugesti produksi hormon pertumbuhan insan yang populer dengan sebutan human growth hormone (HSG), karena arginin merupakan salah satu sarat wajib dalam pembentukan HGH. Nah, HGH inilah yang membantu meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak di tubuh. Informasi penting lain, uji laboratorium menunjukkan arginin berfungsi menghambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara. Hal ini masih belum pasti, tapi dari beberapa penelitian bahwa manfaat daun pepaya juga dapat dikembangkan sebagai anti kanker. Sebenarnya bukan hanya daunnya saja melainkan batang pepaya juga dapat digunakan. Karena kedanya memiliki milky latex (getah putih menyerupai susu).

Khasiat dan manfaat Pepaya, menyempurnakan pencernaan

Papain juga dapat memecah makanan yang mengandung protein hingga terbentuk banyak sekali senyawa asam amino yang bersifat autointoxicating atau otomatis menghilangkan terbentuknya substansi yang tidak diinginkan akhir pencernaan yang tidak sempurna. Tekanan darah tinggi, susah buang air besar, radang sendi, epilepsi dan kencing manis merupakan penyakit-penyakit yang muncul karena proses pencernaan makanan yang tidak sempurna. Papain tidak selalu dapat mencegahnya, namun setidaknya dapat meminimalkan efek negatif yang muncul. Yang terperinci papain dapat membantu mewujudkan proses pencenaan makanan yang lebih baik.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Pembersih colon

Tidak hanya melancarkan buang air besar, pepaya juga berfungsi membersihkan colon Anda. Dengan serat dan kandungan anti-oksidan yang dimiliki papaya, racun penyebab kanker kolon akan diserap dan dibawa keluar dari perut Anda. Makara pepaya ini baik sekali untuk mencegah kanker usus besar. Resepnya mudah saja, minum 150 ml jus pepaya, jus timun dan jus kacang hijau secara bergantian selama 12 jam.

Khasiat dan manfaat Pepaya, tingkatkan kekebalan tubuh

Papain berfungsi membantu pengaturan asam amino dan membantu mengeluarkan racun tubuh. Dengan cara ini sistem kekebalan badan dapat ditingkatkan.

Khasiat dan manfaat Pepaya, percepat pencernaan karbohidrat dan lemak

Pepaya juga dapat mempercepat pencernaan karbohidrat dan lemak. Enzim papain bisa memecah serat-serat daging, sehingga daging lebih mudah dicerna. Tidak heran bila pepaya sering dijadikan materi pengempuk daging, terutama untuk pembuatan sate atau kuliner semur.

Khasiat dan manfaat Pepaya, memiliki sifat antiseptik

Pepaya memiliki sifat antiseptik dan membantu mencegah perkembangbiakan basil yang merugikan di dalam usus. Pepaya membantu menormalkan pH usus sehingga keadaan flora usus pun menjadi normal.

Khasiat dan manfaat Pepaya, bijinya baik untuk atasi dilema pencernaan

Papain terbentuk di seluruh episode buah, baik kulit, daging buah, maupun bijinya. Makara sebaiknya pepaya dimanfaatkan secara seutuhnya. Malah, bagi mereka yang mengalami dilema pencernaan, disarankan untuk mengonsumsi buah pepaya beserta bijinya.

Khasiat dan manfaat Pepaya, mengkal kandungan nutrisinya lebih tinggi, alat KB.

Buah yang masih mengkal atau separuh matang memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dari buah matang. Namun wanita yang ingin memiliki anak atau sedang hamil dilarang mengonsumsinya, karena buah mentah dan mengkal mempunyai efek menggugurkan kandungan. Karena efek yang satu ini, di banyak sekali negara, menyerupai Papua Nugini dan Peru, pepaya digunakan sebagai alat kontrasepsi. Saran untuk wanita hamil, bila ingin menerima khasiat pepaya, makanlah buah yang sudah matang saja.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Kaya akan Antioksidan

Buah Pepaya merupakan salah satu buah yang memiliki banyak kandungan antioksidan. Didalmya juga terkandung vitamin A, vitamin C, flavonoid, folat, serta asam panthotenic, kumudian zat mineral, zat magnesium, vitamin E, zat kalium, kaya akan serat dan juga mengandung vitamin B. Antioksidan yang ada pada buah pepaya bisa untuk memerangi radikal bebas yang terdapat dalam badan insan sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dari sistem kardiovaskular dan dapat memperlihatkan santunan terhadap kanker usus besar.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Mencegah Penyakit Jantung

Antioksidan yang terdapat pada pepaya sangat baik untuk badan manusia, buah pepaya membantu dapat mencegah oksidasi kolesterol yang terdapat dalam hati. Seperti yang sudah banyak diketahui bahwa kolesterol yang tinggi yang terdapat pada badan dapat menjadikan serangan penyakit jantung dan penyakit stroke. Mengkonsumsi buah pepaya dapat mencegah penyakit tersebut.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Pencegah stroke 

Kolesterol yang teroksidasi membentuk plak di dinding pembuluh darah dan menyebabkan penyakit jantung atau stroke. Kandungan antioksidan dalam pepaya mencegah kolesterol teroksidasi sehingga menurunkan kemungkinan terjadinya dua penyakit tersebut. Selain itu, serat dalam pepaya juga memiliki fungsi ganda yaitu menurunkan kolesterol dan juga mengubah homocysteine menjadi asam amino yang jinak sehingga bisa diproses oleh tubuh. Tanpa proses ini, homocysteine bisa melukai dinding pembuluh darah dan menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Memperkuat Sistem Kekebalan

Kandungan vitamin A dan vitamin B yang terdapat pada buah pepaya sangat diharapkan badan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Secara teratur mengkonsumsi Buah pepaya di percaya dapat memperkuat sistem kekebalan badan dan dapat mencegah terjadinya beberapa penyakit.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Mengurangi Peradangan

Buah Pepaya juga mengandung zat enzim papain serta enzim chymopapain yang berfungsi untuk mengurangi peradangan sehingga dapat membantu badan dalam penyembuhan luka menyerupai bakar atau luka lainnya. Bahkan untuk beberapa penyakit tertentu menjadi lebih buruk pada dikala badan meradang. Sangat disarankan untuk mengkonsumsi pepaya .

Khasiat dan manfaat Pepaya, Pepata Untuk Melancarkan BAB

Jika Anda sering mengalami kesulitan dalam buang air besar (BAB) Sangat dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi buah pepaya, kandungan serat yang ada pada buah pepaya berfungsi untuk memperlancar BAB.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Pereda radang

Para tua-tua sering mengatakan ‘pepaya baik untuk panas dalam’. Hasil penelitian menunjukkan, pepaya mempunyai kandungan papain dan chymopapain yang bisa meredakan peradangan dan mempercepat penyembuhan luka bakar. Manfaat ini juga bisa untuk menyembuhkan banyak sekali luka di kulit, psoriasis, dan banyak sekali penyakit kulit lainnya.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Meningkatkan kejantanan

Selain papain, pepaya juga mengandung enzim yang disebut arginine yang efektif mendongkrak ajaran darah di sekitar penis. Prosesnya, arginine mendorong asam nitrat badan untuk merilekskan otot-otot di sekitar pembuluh darah penis sehingga bisa membesar dan memperlancar ajaran darah di area penis. Bentuk konsentrat dari arginine juga digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Mencegah penuaan dini

Kandungan antioksidan dalam pepaya bermanfaat untuk menangkal radikal bebas penyebab banyak sekali dilema kulit, menyerupai flek dan keriput. Pepaya yang kaya vitamin C, A dan E juga baik untuk kesehatan kulit Anda dan juga efektif membuat kulit kusam kembali cerah sehingga Anda nampak selalu segar. Selain itu, pencernaan yang sehat juga menghasilkan kulit yang berseri mengagumkan karena racun-racun dalam badan penyebab banyak sekali dilema kulit bisa dikeluarkan oleh kandungan serat dalam papaya

Khasiat dan manfaat Pepaya, Pelangsing Tubuh

Buah pepaya punya khasiat menguruskan tubuh. Dengan rajin mengkonsumsi pepaya muda dapat menghasilkan enzim dua kali lipat dari pepaya matang. Nah, enzim tersebut berperan sebagai pengurai lemak dalam badan kita. Enzim itu juga mengurai protein lebih baik serta melenyapkan daging berlebih.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Mengencangkan Payudara

Pepaya di percaya oleh nenek moyang kita semenjak dulu sebagai buah yang dapat mengencangkan payudara. Enzim di dalam buah pepaya dapat membantu pertumbuhan payudara sehingga lebih kencang dan kenyal. Pepaya juga diperkaya dengan hormone pengencang serta vitamin A yang merangsang pengeluaran hormon wanita dan merangsang indung telur mengeluarkan hormone betina. Dari hormon tersebut kelenjar susu akan lancar dan bentuk payudara semakin ideal.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Awet Muda

Kadar vitamin C dalam pepaya yaitu 48 kali lipatnya buah apel!!. Pepaya juga aktif sebagai detoksifikasi sehingga dapat menyegarkan kulit dari dalam. Pepaya juga dapat mendorong proses metabolisme kulit. Pepaya juga baik melumerkan lapisan kulit dan zat tanduk penuaan yang timbul dipori-pori sehingga kulit lebih kencang dan cerah. Jadi, mulai sekarang rajin-rajin saja pakai masker buah pepaya atau facial pepaya.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Sebagai Obat jerawat.

Bagi kau yang merasa tidak pede mempunyai wajah berjerawat. Terutama bagi wanita yang selalu memperhatikan kecantikan. Daun pepaya dapat mengobatinya yaitu dengan membuatnya menjadi masker. Cara membuat maskernya : ambil 2-3 lembar daun pepaya yang sudah tua.Kemudian jemur dan tumbuk hingga halus. Tambahkan satu setenagh sendok air, gres deh dapat di manfaatkan untuk muka penuh jerawatmu.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Menambah nafsu makan

Manfaat ini terutama untuk bawah umur yang sulit untuk makan. Ambil daun pepaya yang segar dan memiliki ukuran sebesar telapak tangan. Kalau sudah ketemu tambahkan sedikit garam dan air hangat setengah cangkir. Campur semua lalu diblender. Kemudian saring airnya, nah air itulah yang dapat dimanfaatkan untuk menambah nafsu makan.

Khasiat dan manfaat Pepaya, Demam berdarah

Siapa sangka kalau pepaya juga dapat untuk menyembuhkan demam berdarah. Coba ambil 5 lembar daun. Tambahkan setengah liter air lalu direbus. Ambil air tersebut bila sudah tertinggal tiperempatnya saja. Bintang sendiri belum pernah membuktikannya, jadi bila keadaan tidak membaik segera segera ke dokter (bahkan kalaupun memabaik segera bawa ke dokter). Anggap saja ini untuk pertolongan pertama!

Khasiat dan manfaat Pepaya, Nyeri haid

Wanita jawa zaman dulu sering memanfaatkan daun pepaya untuk mengobati nyeri haid. Cukup Ambil 1 lembar daun saja, Tambahkan asam jawa dan garam. Lalu campur dengan segelas air dan Rebus. Dinginkan sebelum meminum ramuan pepaya tersebut.