Showing posts with label Kesehatan Anak. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan Anak. Show all posts

Saturday, December 23, 2017

Anak Susah Makan? Kenali Penyebabnya dan Cara Mengatasinya


Mungkin ini merupakan duduk perkara bagi orang bau tanah yaitu: Anak susah sekali makan. Orang bau tanah tidak tahu mengapa anak tersebut tidam memiliki selera nafsumakan? karena ada beberapa faktor penyebab anak tersebut sulit untuk makan. Anak kecil sangat membutuhkan nutrisi yang cukup untuk perkembangan dan daya tahan badan si kecil.

Ayah dan bunda harus memberi nutrisi anak yang cukup semoga tumbuh kembang si kecil menjadi maksimal. Pastinya ayah dan bunda ingin memiliki anak yang pintar, sehat dan kekebalan tubuhnya sangat baik. Oleh karena itu asupan nutrisi untuk anak jangan hingga kurang tentunya harus diberikan asupan nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Bagai mana jikalau anak sulit makan? oleh karena itu disinah tugas orang bau tanah atau ayah dan bunda agara anak mau makan. Kenali penyebab anak sulit makan yaitu:

1. Pola Relasi Orang Tua yang tidak bagus

Dari psikologi, jikalau orang bau tanah sering memaksa dan tidak tabah terhadap anak, membuat anak menjadi rewel dan tidak selera makan. Oleh karena itu disini kesabaran sangat di utamakan dan ciptakan suasana yang menyenangkan semoga anak menjadi nyaman dan senang juga mau makan. Bila suasana yang diberikan orang bau tanah tidak nyaman, maka akan mengganggu mentel mereka kedepannya dan membuat si anak malas saat sudah watnya makan.

2. Rasa Cemas Pada anak

Anak kecil juga memliki rasa cemas ayah dan bunda. Rasa cemas tersebut mampu disebabkan oleh lingkungan yang gres pada anak, saat di tinggal orang bau tanah kerja, dan masih banyak lagi. Banyak orang bau tanah yang tidak memperhatikan kecemasan pada anak dan hal tersebut membuat si anak akan mengalami gangguan nafsu makan. Biasanya anak yang cemas akan sulit makan saat ditinggal orang tuanya bekerja. Orang bau tanah mampu mengenalkan lingkungan sekitar atau meotifasi si anak semoga tidak cemas dan tidak mengalami gangguan nafsu makan.

3. Depresi

Jangan salah bunda, ternyata si anak mengalami rasa depresi ialah anak stress terutama faktor lingkungan. Ketika orang bau tanah bertenggkar di depan si kecil, di bully teman, di ejek dan dihina, hal tersebut juga dapat membuat si anak depresi. Depresi tersebut akan mengaanggu nafsu makan si anak. Oleh alasannya itu orang bau tanah sebaiknya memperhatikan hal-hal yang membuat stress si anak. Biasakan anak dalam konsisi nyaman dan tidak terganggu dengan hal-hal yang membuatnya stress. Dan rujukan yang nyaman tesebut juga akan menambah nafsu makan si anak.

Cara Mengatsi Anak Susah Makan

1. Sajikan makanan yang menarik

Sajikan makanan dalam keadaan menarik dan hal tersebut dapat menambah nafsu makan si kecil sehingga dapat makan tanpa khawatir. Bila rujukan makanan menarik setiap hari, maka si kecil pasti akan penasaran dengan makanan apa yang akan di sajikan berikutnya

2. Berikan makanan kesuakaan

Memberikan makanan kesukaan juga sangat membantu menambah nafsu makan, asalkan makanan yang sehat. jangan hingga menunjukkan makanan instan dan cepat saji karena akan menghambat perkembangan si bayi

3. Sediakan dalam porsi Kecil

Berikan si kecil makanan dalam porsi kecil bila habis dan si kecil ingin tambah, maka anda dapat memberikannya kembali

4. Berikan Cemilan yang sehat dan enak

Jangan terlalu sering untuk menunjukkan cemilan yang tidak sehat menyerupai coklat makanan berwara dll. Berikan cemilan yang sehat menyerupai olahan susu, biskuit dan sayur sayuran yang di bentuk puding.

5. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan

Memberikan makanan dengan suasana menyenangkan akan lebih mudah daripada dengan cara biasa-biasa saja.

6. Hidari bujukan dengan memaksa

Sebaiknya ayah dan bunda jangan memaksa si kecil, gunakan bujukan-bujukan yang halus dan menyenangkan si kecil.

5 Cara Alami ini Dapat Megatasi Batu dan Pilek Pada Anak


Biasanya, batuk dan pilek pada si kecil terjdai di atas usia 6 bulan. Virus penyebab batuk dan pilek dapat menyerang balita pada usia diatas 6 bulan sebab sistem kekebalan badan pada si kecil belum bekerja secara optimal. ASI merupakan salah satu pemberi kekebalan pada badan si bayi. Usia diatas 6 bulan bayi mulai kurangnya ASI sebab sudah mulai masuknya makan lainnya.

Ayah dan Bunda tidak perlu panik atau khawatir pada balita diatas 6 bulan sebab batuk dan pilek tersebut akan hilang secara sendirinya kalau bunda terus menunjukkan ASI. Setlah bayi diatas 1 tahun maka sbaiknya ayah dan bunda tetap terus mengawasi kesehatan si bayi supaya tetap sehat dan tumbuh maksimal.

Jika balita anda sedang terkena flu dan batuk sebaiknya anda harus mencegahnya dengan cara-cara yang alami sebab cara kimia tidak dianjurkan untuk si kecil. Dokter di Amerika tidak menganjurkan dukungan obat pilek kimia pada si kecil. Oleh sebab itu ayah dan bunda sebaiknya menggunakan cara yang alami.

Mengangani balita yang sedang flu dan batuk

1. Berikan cairan yang banyak.

Ayah dan bunda sebaiknya si kecil diberikan cairan yang banyak menyerupai air putih atau susu. Jika si kecil masih minum ASI, sebainya terus di kasih ASI supaya kekebalan badan si kecil menjadi kuat. Jangan berikan jus buah pada anak saat sakit, nanti dapat menjadikan iritasi pada anak.

2. Berikan madu pada balita diatas satu tahun.

Madu sangat baik untuk membantu perkembangan si bayi dan membantu meningkatkan kekebalan badan si kecil.. Balita yang dibawah 1 tahun, sebaiknya dimaksimalkan dukungan ASI dan diatas 1 tahun akan lebih baik di kasih madu supaya kekebalan badan tetap terjaga. Sebaiknya berikan madu herbal dan madu murni untuk si kecil supaya tumbuh kembangnya tetap terjaga.

3. Hangatkan badan si kecil menggunakan minyak telon atau kayuputih.

Untuk membantu pernafasan si kecil saat pilek, maka sebaiknya menggunakan minyak telon atau minyak kayu putih khusus bayi supaya hangat sehingga saat bayi pilek, si kecil tidur daapat dengan nyaman. Tidurkan si kecil dengan bantal agak tinggi supaya pernafasan si kecil menjadi nyaman dan lancar.

4. Berikan Sub Kaldu Hangat untuk Bayi diatas 2 Tahun

Beberapa terapis herbal merekomendasikan campuran antara jeruk nipis dan madu untuk meringankan batuk sikecil. Campurkan air jeruk dan madu dengan perbandingan 1:1 berikan 1 sendok teh, 3 kali sehari setelah makan.

5. Hangatkan Bayi dengan Matahari Pagi

Sebaiknya ayah dan bunda mendedekan bayi di pagi hari supaya si bayi dapat bersin, dan dengan bersin tersebut akan menurnkan kekentalan ingus saat flu. Hal ini sangat baik dilakukan gan menjaga bayi tetap stabil kekebalannya.

Wednesday, December 20, 2017

Pentingnya air bagi anak - Jaga si Kecil Dari Dehidrasi

Air Untuk Anak-Anak - Jaga si Kecil Dari Dehidrasi

Pentingnya air sepanjang hidup Anda

Air berperan penting dalam setiap tahapan kehidupan kita. Ayo kita cari tahu betapa pentingnya air sesuai dengan setiap tahapan hidup kita.

Air Untuk Anak-Anak

Dehidrasi bisa terjadi pada siapa saja baik orang remaja maupun belum dewasa dan bayi. Namun, tahukah Anda, dibandingkan orang dewasa, bayi dan belum dewasa justru lebih rentan terhadap dehidrasi lho!

Pada dasarnya, tubuh bayi dan anak kecil memiliki persentase air lebih tinggi dan mekanisme pengaturan keseimbangan cairan tubuh yang belum sempurna. Oleh karena itu, mereka sering kehilangan lebih banyak air dari berat tubuh mereka dibandingkan orang dewasa. Per harinya, anak- anak dapat kehilangan 15% cairan dari berat tubuh mereka. Sedangkan, orang remaja tiap harinya hanya kehilangan sekitar 4% dari berat tubuh mereka. Sebagai contoh, seorang anak dengan berat tubuh 5 kg membutuhkan 0,75 liter air per hari untuk menggantikan cairan yang hilang sementara pria remaja dengan berat tubuh 50 kg membutuhkan 2 liter air. Agar lebih mudah diingat, seorang anak dengan berat tubuh 10 kg membutuhkan 1 liter air (sekitar 4 cangkir air standar).

Faktor lain yang menjadikan belum dewasa lebih rentan terhadap dehidrasi yaitu rendahnya kesadaran mereka akan kebutuhan cairan dan kemampuan mereka mengatakan bahwa mereka haus. Padahal setiap harinya di dikala mereka bermain atau berolahraga, cairan tubuh mereka dengan mudahnya hilang. Oleh karena itu, orang remaja di sekitar mereka harus aktif mengingatkan mereka untuk teratur minum air putih.

Mengapa Anak-anak Memiliki Resiko Dehidrasi Lebih Tinggi Dibanding Orang Dewasa? 

Mengingat belum dewasa sangat rentan mengalami dehidrasi, kita harus mulai memikirkan apakah belum dewasa kita sudah menerima kebutuhan air yang cukup setiap harinya.

Bayi dan anak kecil memiliki persentase air lebih tinggi di tubuh mereka dan sangat rentan terhadap dehidrasi. Mereka kehilangan lebih banyak air dari berat tubuh mereka dibandingkan dengan orang remaja - 15% kehilangan cairan per hari dibandingkan dengan 4% untuk orang dewasa. Sebagai contoh, seorang anak dengan berat tubuh 5 Kg membutuhkan 0,75 liter per hari untuk menggantikan cairan yang hilang dibandingkan dengan 2,9 liter untuk pria remaja dengan berat tubuh 70 Kg. Seorang anak dengan berat badan10 Kg membutuhkan sekitar 1 liter (sekitar 4 cangkir air standar). Seorang anak berumur 10 tahun juga memerlukan air sekitar 1 liter.

Ketika belum dewasa bermain atau berolahraga, mereka menggunakan pasokan air tubuhnya dan sangat penting bagi mereka untuk mengganti cairan tubuhnya yang hilang akhir keringat dan acara berlebih.

Bagaimana Saya Mengetahui Jika Anak Saya Mengalami Dehidrasi?

Tidak ada tanggapan cepat untuk pertanyaan ini, karena tubuh kita tidak bisa memberi tahukan kapan mereka kehabisan air. Pada dikala anak Anda mengatakan mereka haus, mereka sudah mengalami dehidrasi dan dapat menyampaikan beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Berikut yaitu beberapa gejala dehidrasi pada balita:
  • Lidah kering
  • Haus
  • Rewel
  • Tidak ada air mata ketika menangis
  • Mata sedikit cekung

bola terjadi hal diatas berilah asupan cairan yang dibutuhkannya sesegera mungkin. Namun pada keadaan dehidrasi yang berat, gejala dan tanda yang terlihat adalah:
  • Tidak ada air mata ketika menangis
  • Mata sedikit cekung
  • Kulit lama kembali bila dicubit
  • Anak tampak lemas

Bagaimanapun, daftar ini tidak mencakup semua kemungkinan gejala dehidrasi pada anak Anda dan anak Anda mungkin tidak mengalami semuanya ini selama masa dehidrasi. Bila salah satu gejala tersebut ada pada anak Anda, segera cari dukungan petugas kesehatan dan untuk mananggulanginya, Pastikan anak anda minum air secara teratur

Orang-orang remaja umumnya mudah menerima air mineral, tidak ibarat belum dewasa yang tergantung pada orang-orang yang mengurus mereka dalam hal pemenuhan kebutuhan akan makanan dan minuman. Kadang-kadang sulit untuk mengetahui seberapa banyak air yang dikonsumsi anak anda, terutama kalau mereka harus pergi ke sekolah tiap hari. Sebuah riset bahkan menyampaikan bahwa banyak belum dewasa yang tidak menerima asupan cairan yang cukup selama di sekolah. Hal ini mungkin disebabkan oleh rasa haus yang jarang muncul kalau dibandingkan dengan orang-orang dewasa.

Pastikan anak anda minum yang cukup dikala sarapan. Untuk belum dewasa yang masih sangat kecil, sebaiknya Anda bertanya pada gurunya apakah mereka menganjurkan murid-murid mereka untuk minum dikala jam istirahat. 

Saat anak anda mengatakan bahwa ia haus, tanggapi secepatnya. Untuk menumbuhkan kebiasaan minum yang sehat, sebaiknya tawarkan ia air putih dan bukan minuman dengan pemanis.

Beri pola yang baik sehingga anak mengetahui pentingnya minum air putih bagi tubuhnya.

Anak-anak membutuhkan dan kehilangan lebih banyak cairan daripada orang-orang dewasa. Jadi, membantu mereka untuk mengerti kebutuhannya sangatlah penting. Bersikaplah tegas dan tumbuhkan kebiasaan minum yang sehat pada diri anda sendiri. Dengan begitu, Anda akan menumbuhkan kebiasaan yang baik semenjak dini pada anak Anda dengan menurunkan pada mereka hal-hal baik yang biasa Anda lakukan. Dengan membiasakan mereka minum cairan dan makanan yang tidak memakai pemanis, Anda dapat mengurangi resiko mereka mengalami obesitas.

Tips-tips untuk memenuhi kebutuhan air pada belum dewasa dan remaja
  • Tawarkan air putih pada belum dewasa secara teratur
  • Beritahu mereka bahwa tubuh mereka butuh air untuk beraktivitas
  • Untuk belum dewasa yang sudah besar, selalu sediakan sebotol air putih untuk mereka bawa ke sekolah
  • Tanya pada para guru apakah mereka menganjurkan murid-muridnya minum pada jam istirahat
  • Awasi banyaknya minuman berkadar gula tinggi yang Anak anda minum
  • Jika mungkin, cegah Anak anda untuk menyukai minuman dengan pemanis
  • Jika Anak anda ingin minum minuman yang berasa, coba tambahkan penggalan jeruk
  • Anjurkan belum dewasa usia sekolah untuk minum air sebelum, dikala dan sesudah berolahraga
  • Pastikan Anak anda minum air dikala melaksanakan acara ekstrakurikuler ibarat olahraga dan bermain

Dengan menerapkan aneka macam cara di atas, kebutuhan cairan anak dapat terpenuhi dan mereka pun akan terbiasa membawa kebiasaan sehatnya sampai dewasa. Jadi, yuk ajarkan anak Anda minum air putih teratur sedini mungkin! Dengan hidrasi yang baik, tubuh anak dapat berfungsi optimal dan tumbuh kembangnya tidak terganggu oleh dampak negatif dehidrasi.

Friday, December 8, 2017

Cara Menghilangkan Biang Keringat pada Bayi


Ada sebagian besar ibu yang kebingungan dikala ingin menghilangkan biang keringat yang bermunculan pada kulit buah hatinya. Seperti yang kita ketahui permasalahan kulit berupa biang keringat memang sering sekali terjadi pada anak usia balita terutama bayi. Hal itu sangatlah wajar mengingat kulit bayi yang masih gres sehingga belum mampu berfungsi dengan baik alasannya yaitu masih mengalami penyesuaian. Biang keringat merupakan penyebab dari adanya keringat yang tersumbat di pori-pori kulit bayi.

Sebagai ibu anda tidak perlu khawatir dan cemas dalam menghadapi permasalahan kulit yang satu ini. Ada beberapa cara yang mampu anda lakukan untuk mengatasi permasalahan kulit tersebut. Ketika mengalami biang keringat umumnya bayi akan merasa gatal dan kulit juga akan semakin terlihat kemerahan apalagi ditambah dengan cuaca yang sangat panas sehingga membuat bayi semakin berkeringat. Untuk mengatasinya anda mampu menunjukkan obat gatal khusus bayi yang mampu anda dapatkan di apotek terdekat.

Cara penggunaanya oleskan obat tersebut dikala setelah mandi pagi dan malam hari sebelum tidur. Saat pagi hari tentu saja akan mengurangi rasa gatalnya sehingga bayi dapat bermain dengan besar hati tanpa ada keluhan yang ia rasakan. Jika bayi mencicipi keluhan baik itu keluhan gatal kesehariannya pasti bayi tersebut akan sangat rewel. Hal itu memang sangat wajar mengingat bayi belum mampu berbuat apa-apa jikalau ada rasa sakit yang ia rasakan.

Penggunaan obat untuk menghilangkan biang keringat berikutnya yaitu malam hari sebelum tidur. Dengan diberikan obat ini terlebih dahulu diperlukan bayi dapat tertidur dengan pulas sehingga keesokan harinya bayi akan terbangun dengan ceria. Jika bayinya tidur nyenyak maka sebagai ibu anda juga dapat beristirahat dengan nyaman tentunya. Jika biang keringatnya sudah dapat diatasi anda harus lebih giat lagi menjaga kebersihan bayi semoga permasalahan kulit ibarat itu tidak kembali muncul pada bayi anda.

Thursday, December 7, 2017

Manfaat Daun Sangket Untuk Obat Mengatasi Sakit Step Pada Anak


Obat penyakit Step sekarang sudah banyak dijual di Apotek terdekat, tapi kalau kita mampu membuatnya sendiri yang lebih alami dan aman tentu sangat baik. Agar tidak terjadi kejang pada anak anda kalau dia dalam keadaan panas, massaidi sarankan, usahakan semoga mampu uang air besar secara teratur atau kalau dia demam usahakan dapat buang air kecil dan mangeluarkan keringat sebanyak mungkin. Jangan hingga kena angin atau jangan bawa naik kendaraan bermotor dan jngan membuatnya terkejut. Ciptakan suasana hening penuh kasih sayang.

Cara pengobatannya :
  1. Anak yang sering mendapat gangguan step hendaknya dimandikan dengan air rendaman daun sangket. Ini berguna menenangkan.
  2. Air sari daun sangket yang masih mentah atau sedikit rebusan daun sangket kalau diminumkan merupakan obat yang baik untuk mencegah step.
  3. Jika anak kejang berikan perlindungan sbb : Tidurkan anak ditempat yang hangat dan agak gelap, lepaskan semua pakaiannya yang menekan bab badan. Ambil daun ingu 10 lembar, dihaluskan dan diberi sedikit cuka ( Asam jawa ) gunakan sebagai kompres di ubun-ubun. Kakinya direndam dengan air hangat.
  4. Jika kejang disertai panas, maka kepala si anak diguyur dengan air masbodoh atau dikompres dengan es atau bawang merah yang diberi cuka. Kakinya direndam dengan air hangat. Untuk menyadarkannya tetesilah lidahnya dengan air bawang merah. Perhatikan benar bab giginya mampu diganjal dengan sndok atau kain.
  5. Jika stepnya tanpa panas usakan semoga anak itu muntah atau menangis supaya mulutnya terbuka dan ganjallah mulutnya supaya tidak tertutup lagi. Tetesilah lidahnya dengan sesuatu yang berbau tajam menyerupai bawang merah semoga segera sadar.

Semoga Bermanfaat

Tuesday, December 5, 2017

Tips Pintar Menjaga Kesehatan Anak


Kesehatan anak ialah hal yang penting, Oleh karena itu kita harus dapat menjaga anak kita supaya tetap dalam keadaan sehat. Pada usia balita, umumnya rentan terkena penyakit, sebagai orang renta kita harus mampu menjauhkan anak dari penyakit karena menjaga lebih baik dari mengobati. Berikut ini ialah tips menjaga kesehatan anak terutama pada balita atau usia dini :

Pola makan

Makanan ialah faktor pending dalam kesehatan. Asupan gizi yang cukup serta referensi yang teratur sangat berperan aktif dalam menjaga kesehatan sikecil. 

Menjaga Kebersihan

Jangan spelekan sesuatu yang kecil ibarat kebersihan anak, Pada usianya anak memang bermain aktif, Hal tersebutlah yang mungkin menjadi pemicu bagi anak untuk bersentuhan eksklusif dengan bakteri di daerah yang kotor atau dengan mainan yang kotor. Bakteri yang mengkontaminasi anak akan sangat mudah menyerang anak, terlebih lagi apabila kondisi anak dalam kekebalan badan yang rendah. Biasakan jaga kebersihan anak.

Istirahat yang cukup

Sistem kekebalan badan andak sangat rentan, Terlebih lagi jikalau anak kurang istirahat. Biasanya hal ini di sebabkan karena jam main anak yang kurang teratur. Ada baiknya anak di biasakan untuk disiplin waktu dan tidur pada waktunya. Hal tersebut akan menanggulangi problem kurangnya istirahat.

Cepat Bertindak

Apabila anak terserang penyakit, Berikan tindakan dengan segera, sekurang kurangnya dengan santunan pertama, misalnya mengompres anak dikala demam.

Demikian tips menjaga kesehatan anak kali yang dapat aku sampaikan. Semoga dengan mengikuti beberapa tips kesehatan diatas dapat membantu anda. Terima kasih.